Breaking News
light_mode
Trending Tags

Penetapan 17 Raperda oleh DPRD Banyuwangi dalam Propemperda 2026, Langkah Penting Nembangun Tata Kelola Daerah Berkelanjutan dan Responsif.

  • account_circle BIN
  • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi resmi menetapkan sebanyak 17 judul rancangan peraturan daerah yang akan menjadi skala pembahasan pada tahun 2026 dalam agenda resmi program pembentukan peraturan daerah. Penetapan Propemperda Banyuwangi tersebut diputuskan melalui rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD, I Made Cahyana Negara pada Sabtu malam, 29 November 2025. Tanggal penetapan disepakati pada Sabtu, 29 November 2025.

Dalam forum resmi itu, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Banyuwangi, Ahmad Masrohan menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan seleksi panjang terhadap seluruh usulan regulasi yang berasal dari inisiatif DPRD maupun usulan Pemerintah Kabupaten. Ahmad Masrohan menyampaikan kutipan, “Bapemperda lebih memprioritaskan Raperda yang merupakan perintah Undang-Undang atau mandatori, keterkaitan dengan peraturan daerah lainnya, merupakan kelanjutan propemperda tahun sebelumnya, mendorong upaya peningkatan kesejahteraan rakyat, mendukung pembangunan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan.” Sebagian besar penjelasan lain yang disampaikan Ahmad Masrohan menekankan pentingnya keberlanjutan dan manfaat sosial dari setiap Raperda.

Tidak hanya memikirkan urgensi hukum, Bapemperda juga memprioritaskan aspek perlindungan hak asasi manusia, keadilan gender, kelestarian lingkungan hidup, hingga keberlanjutan investasi. Ahmad Masrohan menguraikan bahwa setiap Raperda dipilih berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat dan institusi, kemudian dianalisis melalui evaluasi anggaran serta realisasi Propemperda sebelumnya. Seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan potensi polemik yang mungkin muncul di masyarakat agar regulasi yang disusun dapat diterapkan dengan baik.

Daftar Raperda yang masuk dalam Propemperda Banyuwangi tahun 2026 cukup beragam, dimulai dari Raperda Kumulatif Terbuka seperti Raperda tentang Pertanggungjawaban APBD 2025, Perubahan APBD 2026, serta APBD 2027. Pada sisi prioritas, tampak sejumlah Raperda lanjutan dari tahun sebelumnya seperti Raperda tentang rencana pembangunan industri Kabupaten Banyuwangi tahun 2025–2045, perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan, serta penyelenggaraan kearsipan dan sistem pendidikan.

Selain itu terdapat pembahasan mengenai pembentukan dan susunan perangkat daerah, tata bangunan gedung, insentif penanaman modal, ketertiban umum, perlindungan masyarakat, hingga kawasan tanpa rokok. Ahmad Masrohan menegaskan bahwa “Ada 10 judul Raperda merupakan usulan dari Bupati atau pemerintah daerah.”

Sementara itu, Raperda inisiatif DPRD meliputi perlindungan pekerja migran asal Banyuwangi, penetapan desa, pembentukan produk hukum daerah, serta pembinaan pedagang kaki lima. Seluruh daftar tersebut disusun agar memenuhi kebutuhan regulasi daerah yang mendukung organisasi pemerintahan modern dan adaptif.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani turut menyampaikan apresiasi atas penyusunan Propemperda Banyuwangi tersebut. Bupati Ipuk Fiestiandani menyampaikan, “Kami berharap, propemperda ini dapat menjadi acuan bagi kita semua dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai penyelenggara pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Banyuwangi.” Bupati Ipuk Fiestiandani menambahkan secara tidak langsung bahwa regulasi yang tepat menjadi landasan penting bagi laju pembangunan jangka panjang.

Dengan rampungnya penetapan Propemperda 2026, DPRD Banyuwangi berharap seluruh proses penyusunan Raperda dapat berjalan efektif, transparan, dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diserbu Warga, Pasar Murah KMP Tukangkayu Banyuwangi Hadirkan Sembako Harga Terjangkau untuk Redam Lonjakan Harga Ramadan

    Diserbu Warga, Pasar Murah KMP Tukangkayu Banyuwangi Hadirkan Sembako Harga Terjangkau untuk Redam Lonjakan Harga Ramadan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Upaya menekan kenaikan harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadan dilakukan melalui kegiatan pasar murah yang digelar Koperasi Murah Putih (KMP) Kelurahan Tukangkayu, Banyuwangi. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, (05/03/2026) tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Pasar murah yang dipusatkan di kawasan KMP Tukangkayu itu langsung disambut antusias […]

  • Aktivitas Truk Proyek Dikeluhkan Warga Muncar, Sonny T. Danaparamita Soroti Dampak Debu

    Aktivitas Truk Proyek Dikeluhkan Warga Muncar, Sonny T. Danaparamita Soroti Dampak Debu

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Keluhan warga terkait dampak debu dari proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, mendapat perhatian dari anggota DPR RI Sonny T. Danaparamita. Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jawa Timur III itu menanggapi laporan masyarakat yang menyebut aktivitas kendaraan proyek memicu debu tebal di sekitar permukiman warga, khususnya di Dusun […]

  • Program Sekolah Rakyat dan Peran Pemerintah Daerah sebagai Penerima Manfaat

    Program Sekolah Rakyat dan Peran Pemerintah Daerah sebagai Penerima Manfaat

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Tulisan oleh : Joko Purnomo Ketua Serikat Media Siber (SMSI) Kabupaten Banyuwangi Gambaran Umum Program Sekolah Rakyat Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, terutama di daerah tertinggal, terpencil, dan kawasan dengan keterbatasan fasilitas pendidikan. Program ini dirancang sebagai bentuk kehadiran negara untuk […]

  • Wabup Mujiono Dorong Bawaslu Banyuwangi Perkuat Transparansi dan Keterbukaan Informasi Publik

    Wabup Mujiono Dorong Bawaslu Banyuwangi Perkuat Transparansi dan Keterbukaan Informasi Publik

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Pro Siber – Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menegaskan pentingnya transparansi dalam penyelenggaraan pemilu. Pesan ini ia sampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Kelembagaan Pelayanan Informasi Hukum yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Banyuwangi di el Hotel pada Senin, 20 Oktober 2025.   Acara strategis tersebut dihadiri berbagai tokoh penting, seperti Wakil Ketua […]

  • Tradisi Lebaran Kopat Boyolangu Banyuwangi Hadir Setiap 7 Syawal dengan Makan Ketupat Massal, Seni Budaya, Dan Kebersamaan Warga

    Tradisi Lebaran Kopat Boyolangu Banyuwangi Hadir Setiap 7 Syawal dengan Makan Ketupat Massal, Seni Budaya, Dan Kebersamaan Warga

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Tradisi Lebaran Kopat kembali digelar warga Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Banyuwangi, pada Jumat (28/03/2026). Perayaan yang berlangsung setiap 7 Syawal ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus ajang mempererat kebersamaan setelah Idul Fitri. Sejak sore hari, warga mulai mempersiapkan ketupat yang akan dibagikan kepada keluarga dan tetangga. Suasana kebersamaan terasa begitu kental, dengan banyak […]

  • Hadapi Tantangan Global, Banyuwangi Susun 8 Prioritas Pembangunan di Musrenbang RKPD 2027

    Hadapi Tantangan Global, Banyuwangi Susun 8 Prioritas Pembangunan di Musrenbang RKPD 2027

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mulai menyusun arah pembangunan daerah tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Rabu (04/03/2026). Musrenbang RKPD 2027 Banyuwangi menjadi forum penting untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan nasional maupun […]

expand_less