Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Program SPPI Disorot DPR: Sonny T. Danaparamita Ingatkan Pemerintah Soal Nasib Jutaan Honorer

  • account_circle BIN
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Rencana pemerintah merekrut 30.000 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) memunculkan sorotan dari parlemen. Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sonny T. Danaparamita, menyampaikan peringatan agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan ketidakadilan bagi jutaan tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi di berbagai sektor pelayanan publik.

Sonny T. Danaparamita yang berasal dari daerah pemilihan Jawa Timur III (Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso) menilai rencana pemberian status Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada lulusan baru yang direkrut melalui program SPPI berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Menurut Sonny T. Danaparamita, kebijakan tersebut harus mempertimbangkan rasa keadilan bagi para tenaga honorer yang telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun di berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil yang memiliki keterbatasan fasilitas.

Soroti nasib guru, tenaga kesehatan, hingga penyuluh pertanian

Dalam keterangannya kepada media, Sonny T. Danaparamita menegaskan bahwa prinsip keadilan sosial harus menjadi dasar dalam setiap kebijakan rekrutmen aparatur negara. Sonny T. Danaparamita mempertanyakan bagaimana perasaan para tenaga honorer yang telah lama bekerja namun hingga kini belum memperoleh kepastian status.

“Kita harus bicara jujur tentang rasa keadilan. Bagaimana perasaan guru-guru honorer di sekolah terpencil, perawat dan bidan desa yang bertaruh nyawa di garis depan kesehatan, hingga tenaga teknis dan administrasi di kantor-kantor pemerintahan yang nasibnya hingga kini masih terkatung-katung tanpa kepastian status?” ujar Sonny T. Danaparamita.

Selain itu, Sonny T. Danaparamita juga menyoroti kondisi para penyuluh pertanian yang selama ini berperan penting dalam mendampingi petani di lapangan. Kelompok ini dikenal sebagai tenaga honorer THL-TBPP serta penyuluh lapangan lainnya.

Sonny T. Danaparamita menegaskan bahwa para penyuluh tersebut merupakan bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional karena selama bertahun-tahun mereka bekerja langsung bersama petani.

“Mereka ini adalah pejuang pangan yang sudah berpeluh di sawah bersama petani selama bertahun-tahun. Jika rekrutmen baru SPPI dijanjikan jalur istimewa menjadi ASN, ini adalah bentuk ketidakadilan nyata. Jangan sampai kebijakan ini justru menegasikan dedikasi mereka yang sudah lama berjuang di akar rumput,” tegas Sonny T. Danaparamita.

Kementerian Koperasi harus menjadi leading sector

Selain persoalan sumber daya manusia, Sonny T. Danaparamita juga mengkritisi mekanisme rekrutmen yang dinilai terlalu didominasi oleh kementerian di luar sektor perkoperasian.

Sonny T. Danaparamita mengingatkan bahwa berdasarkan Peraturan Presiden yang berlaku, sektor perkoperasian merupakan ranah teknis Kementerian Koperasi. Oleh karena itu, Sonny T. Danaparamita menilai kementerian tersebut harus memegang peran utama atau leading sector dalam implementasi program.

“Berdasarkan aturan, urusan perkoperasian adalah ranah teknis Kementerian Koperasi. Tanpa kepemimpinan dari kementerian yang kompeten di bidangnya, penempatan 30.000 sarjana ini dikhawatirkan hanya akan menjadi proyek seremonial yang bias akibat ego sektoral,” kata Sonny T. Danaparamita.

Peringatan soal perlindungan lahan sawah

Sonny T. Danaparamita juga memberikan perhatian khusus terhadap rencana pembangunan infrastruktur fisik untuk Koperasi Desa Merah Putih. Sonny T. Danaparamita mengingatkan agar pembangunan tersebut tidak melanggar aturan terkait perlindungan lahan pertanian.

Sonny T. Danaparamita menyoroti potensi pembangunan gedung koperasi yang berisiko melanggar ketentuan mengenai:

  • Lahan Sawah Dilindungi (LSD)

  • Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B)

Sonny T. Danaparamita menekankan bahwa meskipun program KDMP merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN), kebijakan tersebut tetap harus menghormati undang-undang yang melindungi lahan produktif pertanian.

“Saya memahami KDMP adalah Proyek Strategis Nasional (PSN) berbasis Inpres, namun perlindungan lahan sawah adalah amanat Undang-Undang. Mari kita wujudkan tujuan ekonomi tanpa harus mengorbankan lahan produktif yang menjadi tumpuan hidup petani. Pembangunan tidak boleh menegasikan materi muatan hukum yang sudah ada,” tutur Sonny T. Danaparamita.

Ajakan refleksi di bulan Ramadan

Menutup pernyataannya, Sonny T. Danaparamita mengajak pemerintah menjadikan momentum bulan Ramadan sebagai waktu yang tepat untuk melakukan refleksi terhadap kebijakan pembangunan nasional.

Sonny T. Danaparamita berharap pemerintah dapat menjalankan kebijakan pembangunan secara lebih inklusif, adil, serta menjunjung tinggi kepentingan masyarakat yang telah lama mengabdi.

“Di bulan ramadan yang penuh berkah ini, saya mengetuk hati pemerintah untuk selalu istiqomah dan berpihak pada keadilan. Pastikan sinergi antar-kementerian berjalan tanpa hambatan ego sektoral. Jangan sampai upaya baik memaksimalkan potensi bangsa ini justru meninggalkan luka bagi mereka yang sudah lama berdedikasi untuk negera,” pungkas Sonny T. Danaparamita.**

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Revisi Kode Etik DPRD Banyuwangi, Dewan Siapkan Aturan Baru yang Lebih Tegas dan Adaptif

    Revisi Kode Etik DPRD Banyuwangi, Dewan Siapkan Aturan Baru yang Lebih Tegas dan Adaptif

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Rencana revisi Kode Etik dan Tata Cara Beracara DPRD Kabupaten Banyuwangi kembali menjadi perhatian setelah lembaga legislatif tersebut menggelar rapat paripurna internal untuk menunjuk Badan Kehormatan sebagai penyusun perubahan aturan. Langkah ini dinilai penting mengingat dinamika tugas kedewanan terus berkembang sehingga memerlukan pedoman yang lebih relevan dan komprehensif. Senin, 24 November 2025. Ketua […]

  • Lapas Banyuwangi Jadi Pusat Sosialisasi Penyusunan Renstra Ditjen Pemasyarakatan 2025–2029 photo_camera 6

    Lapas Banyuwangi Jadi Pusat Sosialisasi Penyusunan Renstra Ditjen Pemasyarakatan 2025–2029

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Pro Siber – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional dengan menjadi tuan rumah kegiatan sosialisasi penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan tahun 2025–2029 di lingkungan Kantor Wilayah Pemasyarakatan Jawa Timur. Kegiatan penting tersebut digelar pada Rabu, 22 Oktober 2025, secara hybrid dari Aula Sahardjo Lapas Banyuwangi. Para […]

  • Momen Akrab Bupati Ipuk dan Bupati Rio di Pasir Putih, Situbondo dan Banyuwangi Kompak Raih Dua Penghargaan

    Momen Akrab Bupati Ipuk dan Bupati Rio di Pasir Putih, Situbondo dan Banyuwangi Kompak Raih Dua Penghargaan

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Suasana penuh keakraban terlihat ketika Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dan Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, bertemu dalam Forum Bank Indonesia (BI) Jember Awards 2025. Acara prestisius itu berlangsung di Gedung Serbaguna Wisata Bahari Pasir Putih Situbondo pada Selasa, 28 Oktober 2025 malam. Dalam kesempatan tersebut, kedua daerah bertetangga itu tampil gemilang dengan […]

  • Banyuwangi Raih Penghargaan Tertinggi Tata Kelola Pemerintahan dari Mendagri

    Banyuwangi Raih Penghargaan Tertinggi Tata Kelola Pemerintahan dari Mendagri

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pengakuan nasional kembali diraih Pemerintah Kabupaten Banyuwangi setelah Kementerian Dalam Negeri memberikan penghargaan atas tata kelola pemerintahan terbaik. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Jakarta. Dalam sambutannya Tito menyatakan, “Penghargaan ini untuk mendorong para kepala daerah dalam menunjukkan kinerja terbaiknya, beribadah kepada masyarakat dalam […]

  • Banyuwangi Perkuat Deteksi Dini: Skrining TBC Serentak dan Pendampingan Kader di Seluruh Wilayah

    Banyuwangi Perkuat Deteksi Dini: Skrining TBC Serentak dan Pendampingan Kader di Seluruh Wilayah

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com –  Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menguatkan langkah pencegahan tuberkulosis melalui skrining TBC Banyuwangi yang dilaksanakan secara serentak di 25 puskesmas. Program ini menjadi lanjutan dari kegiatan jemput bola oleh kader posyandu yang lebih dulu bergerak di berbagai wilayah untuk mendeteksi gejala TBC sedini mungkin. Upaya ini dilakukan untuk menekan angka penularan sekaligus mempercepat penanganan […]

  • Dorong Realisasi Bosda Madrasah, Siti Mafrochatin Nimah Ingatkan Janji Bupati Banyuwangi

    Dorong Realisasi Bosda Madrasah, Siti Mafrochatin Nimah Ingatkan Janji Bupati Banyuwangi

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Siti Mafrochatin Ni’mah kembali menegaskan pentingnya komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk memenuhi janji pengalokasian Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) Madrasah dalam APBD tahun 2026. Permintaan tersebut disampaikan menyusul janji Bupati Ipuk Fiestiandani yang telah disampaikan dalam audiensi daring bersama Aliansi Guru Madrasah pada Oktober 2025 lalu. Rabu, 26 November […]

expand_less