Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Waspadai Celah Korupsi di Balik Pembangunan Sekolah Rakyat

  • account_circle BIN
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Tulisan
oleh : Joko Purnomo
Ketua Serikat Media Siber (SMSI) Kabupaten Banyuwangi

Prosiber.com – Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat yang menyerap anggaran hingga ratusan miliar rupiah merupakan bagian dari upaya negara memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Namun, besarnya nilai proyek justru membuka ruang yang tidak kecil bagi praktik korupsi—terutama jika pengawasan lemah dan tata kelola tidak dijalankan secara konsisten.

 

Celah pertama muncul sejak tahap perizinan, khususnya dalam penyusunan dan persetujuan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Dalam praktiknya, proses AMDAL kerap menjadi formalitas administratif semata. Potensi penyimpangan dapat terjadi melalui manipulasi dokumen, pemberian izin tanpa kajian yang memadai, hingga praktik suap kepada oknum tertentu agar proyek tetap berjalan meskipun tidak memenuhi syarat lingkungan. Padahal, AMDAL adalah instrumen penting untuk memastikan pembangunan tidak merusak lingkungan dan tetap berkelanjutan.

Tahap berikutnya adalah perizinan bangunan melalui Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Di sinilah potensi “main mata” antara pelaksana proyek dan pihak berwenang dapat terjadi. Mulai dari percepatan izin tanpa prosedur yang sah, pengabaian standar teknis bangunan, hingga penggunaan dokumen yang tidak sesuai kondisi lapangan. Akibatnya, bangunan yang dihasilkan berpotensi tidak aman, tidak layak fungsi, dan merugikan masyarakat sebagai pengguna akhir.

 

Namun celah terbesar justru sering terjadi pada proses pengadaan barang dan jasa. Praktik pengaturan tender, penunjukan langsung yang tidak sesuai ketentuan, mark-up harga, hingga pengadaan barang yang tidak sesuai spesifikasi adalah modus klasik yang masih kerap terjadi. Dalam proyek bernilai besar, selisih kecil dalam harga atau kualitas bisa berarti kerugian negara dalam jumlah yang sangat signifikan.

 

Secara hukum, seluruh tahapan tersebut telah memiliki payung regulasi yang jelas. Untuk aspek lingkungan, kewajiban AMDAL diatur dalam yang mewajibkan setiap kegiatan berdampak besar untuk memiliki kajian lingkungan yang sah. Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat dikenakan sanksi administratif hingga pidana, termasuk penjara dan denda.

 

Sementara itu, perizinan bangunan melalui PBG diatur dalam yang telah diperbarui melalui regulasi turunan setelah Undang-Undang Cipta Kerja. Pelanggaran terhadap standar teknis dan administratif dapat berujung pada sanksi administratif, pembongkaran bangunan, hingga pidana apabila mengakibatkan kerugian atau korban.

 

Dalam proses pengadaan, aturan utama merujuk pada beserta perubahannya. Regulasi ini menekankan prinsip efisien, transparan, terbuka, bersaing, adil, dan akuntabel. Setiap pelanggaran terhadap prinsip tersebut dapat dikenai sanksi administratif seperti pencantuman dalam daftar hitam (blacklist), hingga konsekuensi hukum yang lebih serius.

 

Apabila penyimpangan tersebut memenuhi unsur tindak pidana korupsi, maka pelaku dapat dijerat dengan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001. Dalam undang-undang tersebut ditegaskan bahwa setiap orang yang secara melawan hukum memperkaya diri sendiri atau orang lain yang merugikan keuangan negara dapat dipidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal seumur hidup, serta denda hingga Rp1 miliar atau lebih. Bahkan, dalam konteks proyek strategis nasional yang menyangkut kepentingan publik luas, hukuman dapat diperberat.

 

Lebih jauh, aparat penegak hukum seperti memiliki kewenangan untuk menangani kasus-kasus besar, termasuk yang terkait proyek strategis nasional. Selain itu, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berperan dalam mengaudit penggunaan anggaran, sementara Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) bertugas melakukan pengawasan sejak tahap perencanaan.

 

Realitas ini menunjukkan bahwa korupsi bukan hanya soal individu yang melanggar hukum, tetapi juga tentang sistem yang membuka peluang. Tanpa transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan yang ketat, proyek pembangunan sekolah yang seharusnya menjadi simbol kemajuan justru berisiko menjadi ladang penyimpangan.

 

Oleh karena itu, penting untuk memperkuat pengawasan sejak tahap awal—bukan hanya saat proyek berjalan atau setelah selesai. Keterlibatan masyarakat, keterbukaan informasi publik, serta penegakan hukum yang tegas harus menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap proyek strategis nasional. Sebab pada akhirnya, yang dipertaruhkan bukan hanya anggaran negara, tetapi masa depan generasi yang akan belajar di dalam gedung-gedung tersebut.*

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Jatim Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Ketapang Jelang Penutupan Nyepi di Bali

    Kapolda Jatim Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Ketapang Jelang Penutupan Nyepi di Bali

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto memantau langsung arus mudik di penyeberangan lintas Ketapang, Banyuwangi–Gilimanuk, Bali, Rabu (18/3/2026), menjelang penutupan layanan saat Hari Raya Nyepi di Bali. Pelabuhan Ketapang dijadwalkan tutup sementara mulai hari ini Rabu, 18 Maret pukul 18.00 hingga 20 Maret pukul 06.00 WIB. Sementara itu, Pelabuhan Gilimanuk akan ditutup […]

  • Kapolresta Banyuwangi Ajak Siswa Jadi Generasi Emas Anti Hoaks dan Tertib Hukum Lewat Program Police Goes To School photo_camera 4

    Kapolresta Banyuwangi Ajak Siswa Jadi Generasi Emas Anti Hoaks dan Tertib Hukum Lewat Program Police Goes To School

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Pro Siber – Senin, 20 Oktober 2025 menjadi momen istimewa bagi para siswa SMKN 1 Glagah Banyuwangi. Hari itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., hadir langsung sebagai pembina upacara dalam rangkaian kegiatan Police Goes To School. Program ini bertujuan menanamkan kesadaran hukum dan nilai disiplin sejak dini di kalangan pelajar. […]

  • Momentum Libur Panjang Dongkrak Mobilitas Wisata, Perjalanan Menuju Jawa Timur Selatan Meningkat

    Momentum Libur Panjang Dongkrak Mobilitas Wisata, Perjalanan Menuju Jawa Timur Selatan Meningkat

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat peningkatan mobilitas kendaraan menuju wilayah selatan Jawa Timur selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026 di Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol. Peningkatan volume lalu lintas terlihat pada sejumlah gerbang tol yang menjadi akses perjalanan menuju kawasan wisata dan jalur penghubung ke arah Porong dan Malang. Vice President Corporate Secretary […]

  • Program Air Bersih di Desa Kebondalem Banyuwangi didukung PLN dengan 50 sambungan Rumah Baru

    Program Air Bersih di Desa Kebondalem Banyuwangi didukung PLN dengan 50 sambungan Rumah Baru

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Upaya menghadirkan layanan dasar bagi masyarakat terus dilakukan di Banyuwangi. Salah satu langkah nyata terlihat dari bantuan sambungan rumah air bersih yang diberikan PT PLN (Persero) kepada warga Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo. Program ini menjadi dukungan langsung terhadap agenda pemerintah daerah dalam memperluas akses air bersih. Penyaluran bantuan berlangsung pada hari Selasa, (14/04/2026). […]

  • Momen Bupati Ipuk Nobar Film Na Willa Bersama Puluhan Anak Yatim Banyuwangi

    Momen Bupati Ipuk Nobar Film Na Willa Bersama Puluhan Anak Yatim Banyuwangi

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama puluhan anak yatim di Banyuwangi, untuk nonton bareng (nobar) Film Na Willa di bioskop, Rabu (18/3/2026). Ipuk mengajak puluhan anak yatim ini nobar film anak-anak garapan Visinema Studios, yang diadaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo tersebut. Film Na Willa mengisahkan tentang seorang gadis kecil bernama Na Willa (6 […]

  • PT BSI Hentikan Aktivitas Tambang di Petak 67 Gunung Tumpangpitu Setelah Protes Warga Memuncak photo_camera 5

    PT BSI Hentikan Aktivitas Tambang di Petak 67 Gunung Tumpangpitu Setelah Protes Warga Memuncak

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Gelombang unjuk rasa warga Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, akhirnya membuahkan hasil. PT Bumi Suksesindo (PT BSI) memutuskan menghentikan aktivitas penambangan emas di Petak 67 Gunung Tumpangpitu setelah menghadapi aksi protes besar-besaran dari masyarakat setempat. Supervisor Aset Protection PT BSI, Budiono, menyampaikan keputusan tersebut langsung di hadapan massa yang memblokade akses jalan […]

expand_less