Breaking News
light_mode
Trending Tags

Hujan Deras Picu Longsor Besar di Gunung Gamping, Akses Dua Desa Sempat Lumpuh

  • account_circle BIN
  • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Banyuwangi pada Kamis, 20 November 2025, memunculkan bencana alam tanah longsor di kawasan Gunung Gamping, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Peristiwa ini terjadi di area Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, tepatnya di Petak 65 M, RPH Senepo Selatan, BKPH Pesanggaran. Material longsor dilaporkan menutup sebagian badan jalan dan membuat jalur penghubung antara Desa Sumberagung dan Desa Kandangan terhambat selama beberapa waktu.

Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Wahyu Dwi Hadmojo, menegaskan bahwa longsor dipicu oleh hujan berintensitas tinggi yang berlangsung cukup lama. Menurut Wahyu Dwi Hadmojo, terdapat bagian tebing yang tidak mampu menahan laju air sehingga menyebabkan material tanah melorot ke badan jalan. “Tanah longsor menutup sebagain jalan sehingga akses dua desa sempat terganggu,” jelas Wahyu Dwi Hadmojo.

Melihat kondisi tersebut, petugas Perhutani KPH Banyuwangi Selatan bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Camat Pesanggaran, BPBD Banyuwangi, Polsek Pesanggaran, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi. Kolaborasi lintas instansi ini menjadi kunci untuk mempercepat proses evakuasi material tanah longsor yang menutup jalan umum.

Tidak menunggu lama, tim gabungan segera turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan dengan peralatan lengkap. Material longsor disingkirkan menggunakan bantuan selang truk pemadam kebakaran bertekanan tinggi agar akses masyarakat kembali terbuka. Beruntung, proses penanganan berlangsung lancar dan tidak ditemukan kendala berarti sepanjang kegiatan pembersihan berlangsung.

Wahyu Dwi Hadmojo mengungkapkan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada penanganan awal, tetapi juga memikirkan solusi jangka panjang agar tanah longsor di wilayah Gunung Gamping tidak kembali terjadi. Wahyu Dwi Hadmojo menjelaskan rencana Perhutani untuk melakukan reboisasi pada area tebing yang longsor. “Rencananya akan dilakukan penanaman kembali pohon di area tebing tersebut sebab rawan longsor,” ujarnya.

Saat pembersihan selesai dilakukan, akses antar dua desa kembali dibuka dan sudah dapat dilalui kendaraan. Meski demikian, Wahyu Dwi Hadmojo tetap mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terutama saat musim hujan. “Akses penghubung antar desa itu saat ini sudah dapat dilintasi. Kami imbau kepada masyarakat untuk selalu waspada saat melintas di area rawan longsor itu,” pungkasnya.

Peristiwa tanah longsor di Gunung Gamping ini menjadi pengingat bahwa kawasan pegunungan di Pesanggaran perlu penanganan berkelanjutan untuk mengurangi risiko bencana. Upaya reboisasi dan pemantauan berkala menjadi langkah penting demi keselamatan masyarakat di masa mendatang.**

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalibrr Indonesia Ungkap Mismatch Ekspektasi Rekrutmen 2026: 62% Rekruter Mengira Kandidat Utamakan Gaji

    Kalibrr Indonesia Ungkap Mismatch Ekspektasi Rekrutmen 2026: 62% Rekruter Mengira Kandidat Utamakan Gaji

    • calendar_month 7 jam yang lalu
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Kalibrr Indonesia sebagai perusahaan penyedia platform lowongan kerja, bersama Jakpat sebagai platform mobile survei daring melalui inisiatif Kalibrr Communities, mengungkap adanya gap ekspektasi antara perusahaan dan pencari kerja dalam proses rekrutmen di Indonesia. Temuan ini menunjukkan bahwa perbedaan prioritas antara kandidat dan rekruter menjadi salah satu penyebab tingginya tingkat drop-off kandidat dalam proses rekrutmen. Di tengah kondisi pasar kerja […]

  • Ribuan Warga Banyuwangi Antusias Ikuti Akad Massal KPR Bersubsidi BTN, Bupati Ipuk: Bukti Nyata Kolaborasi untuk Rakyat

    Ribuan Warga Banyuwangi Antusias Ikuti Akad Massal KPR Bersubsidi BTN, Bupati Ipuk: Bukti Nyata Kolaborasi untuk Rakyat

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Pro Siber – Ribuan masyarakat Banyuwangi menunjukkan antusias tinggi terhadap program KPR bersubsidi yang digelar Bank Tabungan Negara (BTN) bersama para pengembang perumahan. Acara akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tersebut dilaksanakan pada Minggu, 19 Oktober 2025, di area Car Free Day (CFD) Jalan Ahmad Yani, tepat di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini […]

  • Penetapan 17 Raperda oleh DPRD Banyuwangi dalam Propemperda 2026, Langkah Penting Nembangun Tata Kelola Daerah Berkelanjutan dan Responsif.

    Penetapan 17 Raperda oleh DPRD Banyuwangi dalam Propemperda 2026, Langkah Penting Nembangun Tata Kelola Daerah Berkelanjutan dan Responsif.

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi resmi menetapkan sebanyak 17 judul rancangan peraturan daerah yang akan menjadi skala pembahasan pada tahun 2026 dalam agenda resmi program pembentukan peraturan daerah. Penetapan Propemperda Banyuwangi tersebut diputuskan melalui rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD, I Made Cahyana Negara pada Sabtu malam, 29 November 2025. […]

  • Dari Desa ke Pasar Lebih Luas, Program Wenak Banyuwangi Perkuat Warung Rakyat di 2026

    Dari Desa ke Pasar Lebih Luas, Program Wenak Banyuwangi Perkuat Warung Rakyat di 2026

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam memperkuat sektor usaha kecil kembali dibuktikan melalui keberlanjutan Program Wenak Banyuwangi. Program Warung Naik Kelas yang diinisiasi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, terus memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha mikro di berbagai wilayah pedesaan. Sejak diluncurkan pada 2021 hingga 2025, sebanyak kurang lebih 1.559 warung rakyat telah memperoleh bantuan […]

  • DPRD Banyuwangi Tetapkan 22 Usulan Raperda dalam Propemperda 2026

    DPRD Banyuwangi Tetapkan 22 Usulan Raperda dalam Propemperda 2026

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Bapemperda DPRD Kabupaten Banyuwangi menggelar rapat kerja dengan unsur eksekutif untuk merumuskan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2026. Pertemuan yang dipimpin Wakil Ketua Bapemperda, Sofiandi Susiadi, diikuti sejumlah anggota DPRD serta perwakilan Bagian Hukum Sekretariat Daerah Pemkab Banyuwangi. Sofiandi Susiadi menguraikan langkah-langkah penyusunan Raperda dari perencanaan hingga pengundangan. Tahapan awal yakni perencanaan […]

  • Penemuan Tumpukan Kayu Jati Ilegal di Pesanggaran Bikin Geger, Petugas Amankan Puluhan Batang di Belakang Rumah Warga

    Penemuan Tumpukan Kayu Jati Ilegal di Pesanggaran Bikin Geger, Petugas Amankan Puluhan Batang di Belakang Rumah Warga

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Puluhan batang kayu jati ilegal ditemukan menumpuk di belakang rumah warga di Dusun Ringinagung, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Temuan tersebut langsung membuat petugas Perhutani bergerak cepat melakukan pengamanan, mengingat kayu jati merupakan aset negara yang dilindungi. Kejadian ini semakin menyita perhatian warga sekitar karena lokasi penumpukan berada di area permukiman. Rabu, 26 November […]

expand_less