Konsistensi Banyuwangi Gelar Balap Sepeda Dunia Diganjar Penghargaan PB ISSI, Menpora Sebut Jadi Teladan Nasional
- account_circle BIN
- calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
- print Cetak

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Ketua Umum PB ISSI, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prosiber.com – Banyuwangi menerima penghargaan prestisius dari Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI). Penghargaan ini diberikan atas dedikasi Banyuwangi dalam mempertahankan konsistensi menyelenggarakan ajang balap sepeda internasional yang telah menjadi agenda tahunan bertaraf dunia. Kamis, 30 Oktober 2025.
Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Ketua Umum PB ISSI, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pada acara Musyawarah Nasional (Munas) Indonesia Cycling Federation (ICF) yang dihadiri langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Jakarta.
Menpora Erick Thohir menegaskan bahwa Banyuwangi adalah contoh nyata daerah yang mampu menggabungkan olahraga dan pariwisata menjadi kekuatan ekonomi lokal. “Kalau semua kepala daerah seperti Bupati Banyuwangi, luar biasa. Banyuwangi bisa menjadi contoh bagaimana olahraga dan pariwisata dikembangkan sejalan, memberi dampak ekonomi sekaligus prestasi,” ucap Erick Thohir.
Erick menuturkan bahwa pemerintah pusat terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah agar potensi sport tourism dapat berkembang lebih pesat. Menurutnya, olahraga bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga bagian penting dalam memperkuat karakter bangsa dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Ketua Umum PB ISSI Jenderal Listyo Sigit Prabowo menilai penghargaan tersebut layak diberikan kepada Banyuwangi karena keberlanjutan penyelenggaraan event sepeda internasional yang jarang dilakukan daerah lain. “Terima kasih kepada Banyuwangi yang selalu konsisten menggelar event internasional sepeda, seperti Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) yang telah menjadi agenda resmi UCI,” kata Jenderal Listyo.
Selain itu, Kapolri juga menyoroti keberadaan Sirkuit BMX Supercross di Muncar, Banyuwangi, yang dikenal sebagai salah satu trek BMX terpanjang di dunia dan satu-satunya di ASEAN yang berstandar internasional. “Dengan dukungan fasilitas seperti ini, PB ISSI optimistis atlet-atlet kita bisa terus berprestasi di level dunia,” tambahnya.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi tersebut. Ipuk menjelaskan bahwa sport tourism telah menjadi bagian penting dari strategi pembangunan daerah untuk mendorong pariwisata dan perekonomian masyarakat.
Banyuwangi selama ini dikenal aktif menggelar beragam kejuaraan sepeda, baik skala nasional maupun internasional, seperti Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI), Banyuwangi Ijen Geopark Downhill, dan Banyuwangi BMX International. Ketiga event tersebut telah masuk dalam kalender Federasi Balap Sepeda Internasional (UCI).
Selain itu, Banyuwangi juga rutin menjadi tuan rumah Tour of Kemala, Banyuwangi Bluefire Ijen KOM, Kejuaraan Nasional balap sepeda, serta berbagai ajang olahraga lainnya. “Apresiasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang turut mendukung kemajuan sport tourism di Banyuwangi. Ini menjadi energi positif bagi kami untuk terus bergerak maju,” ujar Ipuk.
Melalui penghargaan ini, Banyuwangi semakin memperkuat posisinya sebagai ikon sport tourism Indonesia dan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi olahraga yang berdampak langsung terhadap ekonomi dan citra pariwisata daerah.
Penulis BIN
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.




Saat ini belum ada komentar