Silaturahmi Perdana PWI Banyuwangi dengan Kapolresta Baru, Bahas Sinergi Pers dan Keamanan Publik
- account_circle BIN
- calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prosiber.com – Dalam rangka mempererat komunikasi sekaligus membangun sinergi yang konstruktif, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banyuwangi menggelar silaturahmi dengan Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan.
Pertemuan tersebut menjadi momentum awal untuk menyamakan persepsi antara insan pers dan kepolisian dalam menjaga stabilitas serta kualitas informasi publik di daerah. Kegiatan silaturahmi berlangsung di Mapolresta Banyuwangi pada Rabu, 21 Januari 2025.
Ketua PWI Banyuwangi, Budi Wiriyanto, menyampaikan bahwa PWI sebagai organisasi pers tertua di Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian.
Terlebih, Kapolresta Banyuwangi baru saja menjabat sekitar satu pekan, sehingga momen tersebut dinilai tepat untuk membuka ruang komunikasi yang lebih intensif dan berkelanjutan.
“Ini waktu yang tepat untuk membangun sinergi terlebih sebentar lagi kami juga akan merayakan Hari Pers Nasional (HPN),” kata Budi Wiriyanto.
Menurutnya, sinergi antara PWI Banyuwangi dan Kapolresta Banyuwangi sangat penting agar penyampaian informasi kepada masyarakat tetap seimbang, faktual, dan bertanggung jawab.
Budi Wiriyanto yang juga berprofesi sebagai dosen menegaskan kesiapan PWI Banyuwangi untuk mendukung berbagai program yang dijalankan oleh Polresta Banyuwangi.
Dukungan tersebut, lanjutnya, bukan hanya dalam bentuk pemberitaan, tetapi juga melalui edukasi publik mengenai pentingnya literasi media dan informasi yang benar.
“Untuk Banyuwangi yang lebih baik lagi kami siap memberikan dukungan kepada Polresta Banyuwangi,” tuturnya.
Dukungan itu diharapkan mampu mendorong terciptanya iklim informasi yang sehat dan mendukung pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Budi Wiriyanto juga menyoroti fenomena maraknya konsumsi konten media sosial oleh masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa saat ini sebagian besar publik lebih mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial, meskipun kebenarannya belum terverifikasi secara jurnalistik. Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi dunia pers dan aparat penegak hukum.
“Ini juga salah satu yang kami bahas bersama Kapolresta Banyuwangi terkait informasi yang akurat dan dipercaya,” ujarnya.
Pembahasan tersebut menekankan pentingnya peran media profesional dalam menangkal hoaks dan disinformasi yang berpotensi meresahkan masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, PWI Banyuwangi berencana menggelar dialog publik dengan melibatkan seluruh wartawan di Banyuwangi serta menghadirkan pakar dari Dewan Pers. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat pemahaman wartawan terhadap kode etik jurnalistik dan standar profesionalisme pers.
“Nanti akan digelar acara seperti itu untuk memberikan sosialisasi kepada wartawan untuk tetap berpedoman pada kode etik jurnalistik,” katanya.
Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pemberitaan sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap media.
Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan menegaskan bahwa informasi yang benar dan bertanggung jawab memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat.
Menurutnya, produk jurnalistik yang akurat dapat memberikan dampak positif, khususnya dalam menjaga stabilitas sosial di Kabupaten Banyuwangi.
“Saya juga meminta kepada para wartawan yang tergabung dalam organisasi PWI ikut menjaga kondusivitas dengan berita yang positif serta membangun,” jelas Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan.
Ia menilai peran media dan Polri memiliki kesamaan, yakni sama-sama bertugas menjaga keamanan, peradaban, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Kapolresta Banyuwangi berharap sinergi antara PWI Banyuwangi dan Polresta Banyuwangi dapat terus terjalin secara berkelanjutan. Kerja sama tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan suasana daerah yang aman, informatif, dan harmonis.
“Diharapkan ini menjadi awal yang baik untuk menjalin sinergi kedepannya untuk Kabupaten Banyuwangi,” pungkasnya.**







Penulis BIN
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Saat ini belum ada komentar