Bandara Banyuwangi Catat Lonjakan Arus Lebaran 2026 Dengan 7.459 Penumpang, Peningkatan Penerbangan 44 Persen, Dan Kargo Naik Signifikan
- account_circle BIN
- calendar_month Senin, 30 Mar 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prosiber.com – Pergerakan transportasi udara selama arus Lebaran 2026 di Bandara Internasional Banyuwangi menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. PT Angkasa Pura Indonesia melalui Kantor Cabang Bandara Banyuwangi mencatat adanya kenaikan jumlah penumpang, penerbangan, hingga volume kargo dibandingkan tahun sebelumnya.
Selama periode Posko Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak Kamis (13/03/2026) hingga Minggu (30/03/2026), total penumpang yang dilayani mencapai 7.459 orang. Angka tersebut meningkat 5 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang mencatatkan 7.115 penumpang.
General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi, menyampaikan data tersebut sebagai indikator meningkatnya mobilitas masyarakat.
“Selama 18 hari pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran 2026, Bandara Banyuwangi tercatat melayani sebanyak 7.459 penumpang, tumbuh 5 persen dibanding periode yang sama pada tahun lalu dengan 7.115 orang,” kata Mohamad Holik Muardi.
Selain peningkatan jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga mengalami lonjakan cukup tinggi. Tahun ini, jumlah penerbangan mencapai 95 penerbangan, meningkat 44 persen dibandingkan 66 penerbangan pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, sektor kargo turut menunjukkan tren positif dengan total volume mencapai 4,3 ton. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 22,5 persen dibandingkan tahun lalu yang berada di angka 3,5 ton.
Menurut Mohamad Holik Muardi, peningkatan ini menjadi sinyal bahwa kepercayaan masyarakat terhadap layanan Bandara Banyuwangi semakin meningkat. Selain itu, mobilitas masyarakat yang semakin tinggi turut mendorong pertumbuhan sektor transportasi udara di daerah.
“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik di sisi udara maupun darat,” ujar Mohamad Holik Muardi.
Keberhasilan operasional selama arus Lebaran juga tidak terlepas dari kerja sama lintas sektor yang solid. Mohamad Holik Muardi menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai instansi dalam menjaga kelancaran operasional bandara.
Dalam keterangannya, Mohamad Holik Muardi menyampaikan bahwa seluruh aktivitas selama periode Idul Fitri berjalan aman, lancar, dan terkendali. Pernyataan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap seluruh pihak yang terlibat.
“Seluruh kegiataan operasional bandara selama periode Idul Fitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi ini berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemangku kepentingan bandara atas kerja sama yang solid sepanjang pelaksanaan angkutan Lebaran kali ini,” ucap Mohamad Holik Muardi.
Mohamad Holik Muardi juga menyampaikan secara tidak langsung bahwa dukungan penuh dari seluruh pihak menjadi faktor utama dalam menciptakan operasional bandara yang aman dan nyaman.
Puncak arus mudik terjadi pada Rabu (18/03/2026), dengan lima penerbangan yang mengangkut 435 penumpang dan 1,023 ton kargo. Sedangkan puncak arus balik berlangsung pada Minggu (29/03/2026), dengan tujuh penerbangan yang melayani 634 penumpang serta 580 kilogram kargo.
Data tersebut menunjukkan bahwa momen Lebaran menjadi periode dengan intensitas penerbangan tertinggi di Bandara Banyuwangi.
Sebagai langkah ke depan, pihak bandara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat sistem keamanan, serta meningkatkan koordinasi lintas sektor.
“Ke depan kami akan terus meningkatkan koordinasi lintas sektor, memperkuat aspek keselamatan dan keamanan, serta menghadirkan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa. Terima kasih atas sinergi luar biasa yang telah terbangun selama Angkutan Lebaran 2026 ini,” pungkas Mohamad Holik Muardi.
Dengan capaian tersebut, Bandara Banyuwangi semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu bandara regional yang terus berkembang dan menjadi andalan masyarakat dalam mendukung mobilitas selama momen penting seperti Lebaran.**
Penulis BIN
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.




Saat ini belum ada komentar