Breaking News
light_mode
Trending Tags

HUT Perhutani Ke-65 Jadi Momentum Evaluasi, Sonny Danaparamita Dorong Perbaikan Kinerja dan Kesejahteraan Masyarakat Sekitar Hutan

  • account_circle BIN
  • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Perum Perhutani menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan hutan di Indonesia. Hal ini disampaikan Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, dalam keterangannya pada Minggu (29/03/2026).

Sonny T. Danaparamita menilai, usia Perhutani yang telah melampaui enam dekade seharusnya menjadi dasar kuat untuk memperkuat peran strategis, tidak hanya dalam menjaga kelestarian hutan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan.

Menurut Sonny T. Danaparamita, perjalanan panjang pengelolaan kehutanan di Indonesia telah dimulai sejak masa kolonial melalui Jawatan Kehutanan. Lembaga tersebut kemudian berkembang hingga menjadi Perum Perhutani pada tahun 1961, yang kini memiliki peran vital dalam pengelolaan hutan negara.

“Ini adalah usia matang bagi sebuah institusi, sehingga sudah seharusnya mampu menjawab berbagai tantangan zaman,” ujar Sonny T. Danaparamita.

Meski memberikan apresiasi terhadap capaian yang telah diraih Perhutani, Sonny T. Danaparamita juga menyampaikan kritik terbuka. Sonny T. Danaparamita menilai masih terdapat berbagai persoalan mendasar yang perlu segera dibenahi, terutama terkait pemerataan manfaat ekonomi dari pengelolaan hutan.

Sonny T. Danaparamita menegaskan bahwa hasil pengelolaan sumber daya hutan seharusnya tidak hanya dinikmati oleh institusi, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar hutan.

Sebagai legislator yang pernah bertugas di Komisi VI dan kini di Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita mengaku memiliki sudut pandang yang lebih komprehensif. Sonny T. Danaparamita memahami pentingnya sinergi antara tata kelola perusahaan dan kebijakan lingkungan yang berkelanjutan.

Dalam pandangan Sonny T. Danaparamita, Perhutani tidak dapat berjalan sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan, terutama tekanan ekonomi dan sosial yang semakin kompleks.

“Kolaborasi menjadi kunci. Tapi itu hanya bisa terwujud jika ada kesamaan visi antara Perhutani dan masyarakat,” tegas Sonny T. Danaparamita.

Lebih lanjut, Sonny T. Danaparamita menyoroti pentingnya keseimbangan antara pelestarian hutan dan peningkatan taraf hidup masyarakat. Sonny T. Danaparamita menilai bahwa kedua aspek tersebut harus berjalan beriringan agar pengelolaan hutan dapat berkelanjutan.

“Kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan,” kata Sonny T. Danaparamita.

Dalam pernyataannya, Sonny T. Danaparamita juga secara tidak langsung mengingatkan bahwa tanpa keterlibatan aktif masyarakat, upaya pelestarian hutan akan menghadapi berbagai kendala di lapangan.

Oleh karena itu, Sonny T. Danaparamita mendorong Perhutani untuk lebih adaptif dalam menyusun kebijakan, termasuk membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan masyarakat lokal.

Momentum HUT ke-65 ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni semata, tetapi juga menjadi titik balik bagi Perhutani untuk melakukan pembenahan internal serta meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Di akhir pernyataannya, Sonny T. Danaparamita menyampaikan harapan agar Perhutani terus berkembang menjadi institusi yang lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat.

“Dirgahayu Perhutani ke-65. Teruslah mengabdi untuk bumi dan negeri,” pungkas Sonny T. Danaparamita.

Dengan dorongan dari berbagai pihak, termasuk DPR RI, Perhutani diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai pengelola hutan negara yang tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.**

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RKA Belum Siap, DPRD Banyuwangi Setop Sementara Pembahasan RAPBD 2026

    RKA Belum Siap, DPRD Banyuwangi Setop Sementara Pembahasan RAPBD 2026

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Badan Anggaran DPRD Banyuwangi memutuskan menghentikan pembahasan RAPBD Tahun 2026 karena dokumen Rencana Kerja dan Anggaran belum diserahkan sepenuhnya oleh eksekutif. Dalam rapat Banggar, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Siti Mafrochatin Ni’mah menegaskan bahwa dokumen tersebut merupakan dasar pembahasan anggaran sehingga tanpa kehadirannya, proses tidak dapat dilanjutkan. Senin, 24 November 2025. Siti Mafrochatin Ni’mah […]

  • Santri Film Festival Jadi Gerakan Dakwah Sinema, Wamenag Syafii Dorong Kreativitas Pesantren

    Santri Film Festival Jadi Gerakan Dakwah Sinema, Wamenag Syafii Dorong Kreativitas Pesantren

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Wakil Menteri Agama Muhammad Syafii memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Santri Film Festival (Sanffest) 2025. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai langkah nyata dalam memperkuat dakwah kultural dan mengembangkan ekonomi kreatif pesantren. Dukungan itu disampaikannya ketika menerima kunjungan Tenaga Ahli Menteri Kebudayaan Neno Warisman beserta tim di Jakarta pada Senin, 27 Oktober 2025. Dalam […]

  • Waspadai Celah Korupsi di Balik Pembangunan Sekolah Rakyat

    Waspadai Celah Korupsi di Balik Pembangunan Sekolah Rakyat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

      Tulisan oleh : Joko Purnomo Ketua Serikat Media Siber (SMSI) Kabupaten Banyuwangi Prosiber.com – Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat yang menyerap anggaran hingga ratusan miliar rupiah merupakan bagian dari upaya negara memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Namun, besarnya nilai proyek justru membuka ruang yang tidak kecil bagi praktik korupsi—terutama jika pengawasan […]

  • Rahasia Hikmah Puasa Ramadhan: Perspektif Spiritual dan Tinjauan Ilmiah Kesehatan

    Rahasia Hikmah Puasa Ramadhan: Perspektif Spiritual dan Tinjauan Ilmiah Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Tulisan oleh : Joko Purnomo Ketua Serikat Media Siber (SMSI) Kabupaten Banyuwangi Prosiber.com – Bulan Ramadan merupakan momentum spiritual yang memiliki dimensi luas: teologis, sosial, psikologis, hingga medis. Puasa Ramadhan bukan sekadar ibadah ritual, melainkan sistem pembinaan manusia yang terintegrasi antara ruh dan jasad. Landasan Teologis: Tujuan Takwa dan Pengendalian Diri Allah SWT berfirman: “Wahai orang-orang […]

  • KNMP Banyuwangi Hadirkan Kampung Nelayan Modern Sekaligus Surga Kuliner Seafood

    KNMP Banyuwangi Hadirkan Kampung Nelayan Modern Sekaligus Surga Kuliner Seafood

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Banyuwangi menjadi babak baru pengembangan wisata kuliner seafood pesisir. Kawasan ini dibangun di Plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, berdekatan dengan pusat Fish Market Kampung Mandar. Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program strategis nasional yang digagas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya adalah […]

  • Gelombang Protes Meningkat, Warga Hadang Pekerja PT Damai Suksesindo (DSI) di Akses Masuk Desa Kandangan

    Gelombang Protes Meningkat, Warga Hadang Pekerja PT Damai Suksesindo (DSI) di Akses Masuk Desa Kandangan

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Aksi penolakan tambang PT Damai Suksesindo (DSI) kembali mencuat setelah warga Desa Kandangan melakukan penghadangan terhadap para pekerja perusahaan tersebut pada Jumat, 21 November 2025. Insiden ini terjadi di pintu masuk Desa Kandangan, tepatnya di kawasan Sumberbopong, yang selama ini menjadi jalur keluar-masuk aktivitas eksplorasi perusahaan tambang tersebut. Penolakan tambang PT DSI sudah […]

expand_less