Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

DPRD Banyuwangi Tetapkan 22 Usulan Raperda dalam Propemperda 2026

  • account_circle BIN
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prosiber.com – Bapemperda DPRD Kabupaten Banyuwangi menggelar rapat kerja dengan unsur eksekutif untuk merumuskan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2026. Pertemuan yang dipimpin Wakil Ketua Bapemperda, Sofiandi Susiadi, diikuti sejumlah anggota DPRD serta perwakilan Bagian Hukum Sekretariat Daerah Pemkab Banyuwangi.

Sofiandi Susiadi menguraikan langkah-langkah penyusunan Raperda dari perencanaan hingga pengundangan. Tahapan awal yakni perencanaan yang dimulai dari pengajuan judul Raperda, sumbernya bisa berasal dari Bupati atau inisiatif DPRD. Menurut Sofiandi Susiadi, perencanaan yang matang harus berbasis kajian akademik dan kepatuhan hukum administratif.

”Perencanaan propemperda yang baik memerlukan kajian mendalam naskah akademik,landasan filosofis, sosiologis, dan yuridis termasuk syarat administrasinya,” ucap Sofiandi Susiadi. Pernyataan ini menjadi rujukan agar setiap raperda memiliki dasar yang kuat sebelum dibahas lebih jauh.

Dalam menetapkan prioritas, Bapemperda melihat beberapa kriteria: keberadaan regulasi tingkat nasional yang mengharuskan adaptasi daerah, urgensi pelayanan publik, dampak terhadap kesejahteraan masyarakat, serta kesesuaian dengan dokumen perencanaan daerah seperti RPJPD dan RKPD. Pertimbangan biaya juga menjadi faktor penentu agar perda yang disusun dapat diimplementasikan secara realistis.

”Perda disusun berdasarkan kebutuhan nyata, aspirasi, dan kondisi spesifik masyarakat di daerah terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik dan kesejahteraan umum,” ucap Sofiandi Susiadi. Pernyataan ini menegaskan bahwa perda bukan sekadar regulasi, melainkan alat untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Hingga saat ini Bapemperda mencatat 22 judul Raperda yang diusulkan untuk Propemperda 2026. Komposisinya: 12 usulan eksekutif, 7 usulan inisiatif dari DPRD, serta 3 usulan komulatif.

” Jumlah usulan judul Raperda itu dalam tahap pertimbangan bergantung pada skala prioritas masib bisa dirasionalisasi. Usulan Raperda dipilah berdasarkan urgensi dan dampaknya terhadap pembangunan daerah serta kebutuhan masyarakat. Raperda yang dianggap lebih mendesak akan didahulukan,” jelasnya.

Selanjutnya, Bapemperda dan pihak terkait akan memfinalkan prioritas dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan mendesak dan kapasitas fiskal daerah. Konsolidasi antara legislatif dan eksekutif diharapkan menghasilkan Propemperda yang realistis, aplikatif, dan mampu mendorong kemajuan pelayanan serta kesejahteraan masyarakat Banyuwangi.**

Penulis

Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Keracunan, Ipuk Instruksikan Pengawasan Ketat Dapur Makan Bergizi Banyuwangi

    Cegah Keracunan, Ipuk Instruksikan Pengawasan Ketat Dapur Makan Bergizi Banyuwangi

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyoroti pentingnya penerapan standar kebersihan di dapur penyedia program Makan Bergizi (MBG). Ia meminta agar seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Banyuwangi memastikan proses pengolahan makanan sesuai prosedur agar tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi siswa. Peringatan ini disampaikan Ipuk setelah dua sekolah di Banyuwangi dilaporkan mengalami kasus keracunan […]

  • Madrasah Banyuwangi Buktikan Kualitas, Sapu Bersih Juara Liga Puisi Radar 2025

    Madrasah Banyuwangi Buktikan Kualitas, Sapu Bersih Juara Liga Puisi Radar 2025

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Festival sastra terbesar di Banyuwangi, Liga Puisi Jawa Pos Radar Banyuwangi 2025, kembali menjadi ajang pembuktian para insan madrasah di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Tahun ini, para guru dan siswa madrasah berhasil menorehkan sejarah baru dengan mendominasi podium juara di hampir semua kategori lomba. Di tingkat MI/SD, empat dari lima finalis merupakan […]

  • Arah Pembangunan Banyuwangi 2027 Dibahas di Musrenbangcam, Bupati Ipuk Tekankan SDM Unggul dan Pariwisata Berkelanjutan

    Arah Pembangunan Banyuwangi 2027 Dibahas di Musrenbangcam, Bupati Ipuk Tekankan SDM Unggul dan Pariwisata Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan tingkat kecamatan atau Musrenbangcam RKPD 2027 Banyuwangi resmi digelar Pemerintah Kabupaten Banyuwangi di Aula Rempeg Jogopati pada Rabu (28/01/2026). Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah tahun 2027. Musrenbangcam berfungsi sebagai wadah penyampaian aspirasi pembangunan dari desa dan kelurahan yang dikompilasi di tingkat kecamatan. Forum ini […]

  • DPRD Banyuwangi Tempuh Jalur Persuasif Meredam Polemik Pernyataan Pemotongan Bansos yang Memicu Reaksi Ratusan Kepala Desa

    DPRD Banyuwangi Tempuh Jalur Persuasif Meredam Polemik Pernyataan Pemotongan Bansos yang Memicu Reaksi Ratusan Kepala Desa

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Pimpinan DPRD Kabupaten Banyuwangi mengambil langkah persuasif untuk meredam polemik pemotongan bansos yang mencuat akibat pernyataan salah satu anggota dewan. Pernyataan tersebut menyebut 80 persen kepala desa di Banyuwangi diduga melakukan pemotongan dana bantuan sosial, memicu kegaduhan di tengah publik dan para pemangku kepentingan desa. Situasi memanas tersebut mencuat bersamaan dengan kedatangan ratusan […]

  • Nelayan Tutup Usia Saat Bersihkan Kapal di Pelabuhan Muncar, TNI AL Turun Tangan Lakukan Evakuasi

    Nelayan Tutup Usia Saat Bersihkan Kapal di Pelabuhan Muncar, TNI AL Turun Tangan Lakukan Evakuasi

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Peristiwa duka terjadi di kawasan Pelabuhan UPT PPP Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (29/01/2026) pagi. Seorang nelayan bernama Sugianto dilaporkan meninggal dunia saat sedang menguras kapal speed KMN Umbaran yang bersandar di kolam pelabuhan. Kejadian nelayan meninggal di Pelabuhan Muncar tersebut segera dilaporkan kepada Pos TNI AL Muncar oleh pihak pengambek. Laporan diterima sekitar […]

  • Raker DPRD Banyuwangi Dorong Percepatan Pembaruan Data Penerima Bansos Agar Tepat Sasaran

    Raker DPRD Banyuwangi Dorong Percepatan Pembaruan Data Penerima Bansos Agar Tepat Sasaran

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle BIN
    • 0Komentar

    Prosiber.com – Rapat kerja yang digelar DPRD bersama Komisi I dan II menjadi momentum penting dalam penguatan sistem perlindungan sosial di Kabupaten Banyuwangi. Dalam forum tersebut muncul dorongan kuat agar pemerintah daerah segera memperbarui data penerima bansos secara menyeluruh. Akurasi data sangat diperlukan untuk memastikan bantuan sosial benar-benar mengalir kepada warga yang berhak dan menjamin terpenuhinya […]

expand_less