Banyuwangi Toreh Prestasi Kota Sehat Nasional, Unggul di STBM dan Swasti Saba
- account_circle BIN
- calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prosiber.com – Kabupaten Banyuwangi kembali menorehkan prestasi melalui pengakuan resmi dari Kementerian Kesehatan sebagai salah satu kota sehat di Indonesia. Penghargaan tersebut diterima dalam seremoni di Jakarta setelah Banyuwangi berhasil menempati posisi terbaik kedua pada Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) kategori Madya, sekaligus meraih penghargaan Swasti Saba kategori Padapa, Jumat, 28 November 2025.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang menyerahkan langsung penghargaan itu memberikan apresiasi atas upaya serius pemerintah daerah dalam menghadirkan lingkungan sehat. Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa pembangunan kesehatan bukan hanya kewajiban pusat, melainkan peran besar kepala daerah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan kutipan, “Ini bukan hanya tugas Kemenkes, tapi kesempatan bagi Kepala Daerah, Bupati, Walikota, Gubernur, untuk turut menjaga kesehatan 280 juta penduduk Indonesia.” Sebagian pernyataan tersebut juga menekankan peran kolaboratif dalam menciptakan generasi lebih sehat.
Menurut keterangan Kemenkes, rata-rata hidup sehat masyarakat Indonesia saat ini berada pada kisaran usia 60 tahun. Pemerintah menargetkan peningkatan menjadi 65 tahun pada 2029, sekaligus menaikkan angka harapan hidup dari 72 tahun menuju 75 tahun. Budi Gunadi Sadikin menambahkan bahwa strategi utamanya adalah menguatkan upaya promotif dan preventif. Kutipan Budi Gunadi Sadikin, “Strateginya adalah dengan mendidik masyarakat hidup sehat… dan mencegah masyarakat dari penyakit,” disampaikan sebagai penegasan pentingnya edukasi kesehatan.
Adapun penghargaan Swasti Saba sendiri merupakan indikator komprehensif untuk mengukur kesehatan suatu daerah melalui sembilan tatanan kota sehat. Tatanan tersebut mencakup kehidupan masyarakat sehat mandiri, permukiman dan fasilitas umum, satuan pendidikan, pasar rakyat, perkantoran, pariwisata sehat, transportasi dan ketertiban lalu lintas, perlindungan sosial, serta kesiapsiagaan bencana.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menuturkan bahwa proses mewujudkan kota sehat dilakukan secara terpadu bersama banyak pihak. Dalam komentarnya usai menerima penghargaan, Ipuk Fiestiandani menyampaikan kutipan, “Sembilan tatanan tersebut terus kami kembangkan secara terintegrasi dengan berbagai OPD hingga instansi vertikal guna mewujudkan sebagai kota yang sehat, nyaman dan aman.”
Tak hanya itu, Ipuk Fiestiandani juga menegaskan bahwa penghargaan STBM merupakan buah dari kesadaran masyarakat Banyuwangi menjaga kesehatan lingkungan secara konsisten. Menurut penjelasan Ipuk Fiestiandani, “Ini merupakan kolaborasi semua pihak untuk bersama-sama menjaga kesehatan masing-masing. Kesadaran yang patut untuk dijaga dan dikembangkan.”
Dalam program STBM, penilaian dilakukan melalui verifikasi lapangan terhadap lima pilar utama, yaitu Stop Buang Air Besar Sembarangan, Cuci Tangan Pakai Sabun, Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga, Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, serta Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga.
Namun Ipuk Fiestiandani mengingatkan bahwa penghargaan tersebut bersifat fluktuatif. Perubahan dapat terjadi setiap tahun mengikuti kualitas indikator kesehatan yang dinilai. Oleh sebab itu, Ipuk Fiestiandani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kualitas lingkungan sekitar. Ia menyampaikan pesan penutup berupa kutipan, “Sebagaimana pesan pak menteri, mari kita mulai dengan menjaga pola makan kita, pola istirahat, gaya hidup sehat hingga olahraga.”
Dengan capaian ini, Banyuwangi kembali meneguhkan identitasnya sebagai kota sehat yang terus berkomitmen mendukung kehidupan masyarakat yang lebih layak, bersih, dan aman.*
Penulis BIN
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Saat ini belum ada komentar