Ratusan Anak Adu Kecepatan di Final Push Bike Series 3 Banyuwangi
- account_circle BIN
- calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prosiber.com – Kabupaten Banyuwangi kembali menunjukkan konsistensinya dalam mendukung pembinaan olahraga usia dini melalui gelaran kompetisi sepeda tanpa pedal atau push bike. Pada akhir pekan ini, ratusan peserta anak-anak memadati arena Push Bike Series 3 yang digelar di Pantai Marina Boom, Sabtu (14/02/2026).
Push Bike Series 3 menjadi babak Final Round setelah sebelumnya digelar Push Bike Series 1 dan Push Bike Series 2. Kompetisi ini diikuti oleh 310 rider cilik dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebanyak 310 peserta ambil bagian dalam ajang ini. Mereka datang dari berbagai kota dan provinsi, mulai dari Kalimantan, Makassar, Yogyakarta, hingga Bali. Kehadiran peserta lintas daerah tersebut menunjukkan tingginya minat terhadap olahraga push bike di kalangan anak-anak.
Antusiasme peserta dan orang tua terlihat sejak pagi hari. Lintasan balap di tepi pantai menjadi daya tarik tersendiri karena menghadirkan suasana berbeda dibandingkan lokasi latihan rutin para peserta.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan bahwa kompetisi push bike tidak hanya berorientasi pada kemenangan semata. “Kompetisi Push Bike bukan hanya sekedar lomba tapi juga menjadi ruang pembinaan bakat olahraga sejak dini bagi anak-anak. Selamat bagi semua pemenang dan jangan menyerah bagi yang belum berhasil,” kata Ipuk Fiestiandani, Sabtu (14/02/2026).
Ipuk Fiestiandani juga menjelaskan bahwa ajang ini masuk dalam rangkaian Agenda Banyuwangi Festival 2026, sehingga memiliki peran ganda sebagai sarana pembinaan atlet muda sekaligus penggerak sport tourism daerah. Pemilihan Pantai Marina Boom sebagai lokasi lomba dinilai strategis karena menjadi salah satu ikon wisata favorit masyarakat.
Pandangan positif juga datang dari orang tua peserta. Mirna, salah satu wali atlet, mengaku terkesan dengan konsep lomba yang digelar di kawasan wisata. “Menarik sih digelar di tempat wisata. Biasanya anak kami berlatih di Gesibu atau di CFD A Yani tiap akhir pekan. Salut dengan Banyuwangi yang banyak mewadahi kreativitas dan hobi anak-anak,” kata Mirna.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, Alvin Kurniawan, menjelaskan bahwa Push Bike Series 3 Final Round terbagi dalam beberapa kategori usia. Dimulai dari kategori 2023 Mix yang bersifat non-seri untuk peserta termuda. Selanjutnya terdapat kelas Boys dan Girls kelahiran 2022 hingga 2018.
Sebagai puncak kompetisi, disiapkan kategori Free For All (FFA) Max kelahiran 2016. Kelas ini disebut paling bergengsi karena mempertemukan para rider yang telah berpengalaman dan memiliki jam terbang tinggi dalam menaklukkan lintasan push bike.
Sebelumnya, kegiatan Push Bike Series 3 Final Round ini dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Banyuwangi, Suratno. Kehadiran pejabat daerah menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pengembangan olahraga anak sejak usia dini.**
Penulis BIN
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.

Saat ini belum ada komentar