Banyuwangi Buka Rute Emas Wisata Ijen, Temukan Pesona Alam dan Budaya yang Tersembunyi
- account_circle BIN
- calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prosiber.com – Banyuwangi, yang dikenal sebagai The Sunrise of Java, kembali membuat gebrakan dalam dunia pariwisata. Melalui program Ijen Golden Route, pemerintah daerah berupaya memperkenalkan pesona alam dan budaya di kaki Gunung Ijen yang selama ini belum banyak dijelajahi wisatawan.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menuturkan bahwa Ijen Golden Route merupakan strategi promosi wisata terpadu yang menonjolkan potensi lokal. “Kami ingin menunjukkan bahwa keindahan Ijen tidak hanya di puncaknya, tetapi juga di kaki gunungnya yang menyimpan beragam pesona,” ujar Ipuk, Selasa, 4 November 2025.
Di sepanjang rute ini, pengunjung bisa menemukan destinasi wisata alam seperti Sendang Seruni, Banyu Kuwung, dan air terjun Kalibendo. Ketiganya menawarkan kombinasi pemandangan alami dan udara sejuk yang menyegarkan. Tak kalah menarik, air terjun Jagir menyuguhkan panorama air kembar yang menenangkan jiwa.
Kawasan Licin juga menjadi spot favorit bagi pecinta kuliner lokal. Wisatawan bisa mencicipi ayam kesrut khas Banyuwangi di Warung Kanggo Riko Desa Segobang atau menikmati secangkir kopi di Taman Gandrung Terakota yang menghadirkan suasana artistik penuh patung gandrung dan panorama sawah.
Tak hanya wisata alam dan kuliner, penginapan di sekitar Ijen kini menjelma menjadi destinasi staycation populer. Ada villa dengan desain alami, homestay khas budaya Osing, hingga resort modern yang ramah lingkungan. Pengunjung juga bisa menikmati pengalaman bersepeda di pedesaan, menjelajahi kebun kopi, atau sekadar trekking ringan.
Menurut Ipuk, sinergi antara masyarakat lokal, budaya Osing, dan alam sekitar menjadi kekuatan utama wisata Banyuwangi. “Ijen adalah cerminan harmoni antara alam, budaya, dan keberlanjutan,” ucap Ipuk.
Sebagai pelengkap, Banyuwangi juga rutin menggelar berbagai event kelas nasional seperti Jazz Gunung Ijen, Ngopi Sepuluh Ewu, hingga Tour de Banyuwangi Ijen. Semua event itu menambah daya tarik kawasan ini sebagai destinasi wisata unggulan yang penuh warna dan cerita.*
Penulis BIN
Penulis kreatif yang gemar merangkai kata menjadi cerita penuh makna. Percaya bahwa tulisan bukan sekadar deretan huruf, tetapi jembatan antara ide dan imajinasi pembaca. Dengan gaya bahasa yang mengalir dan sentuhan humanis kerap menghadirkan karya yang menggugah rasa, menginspirasi tindakan, serta menyalakan semangat untuk terus belajar dan berkarya.




Saat ini belum ada komentar